Senin, 19 Desember 2011

Task of management



Lectures on line
1.     Conclusion
Leadership is ”As a process direction and influence on the activities of a group of members who are related to his duties“ (according to Stoner).
kepemimpinan itu di lakukan agar suatu organisasi dapat berjalan sesuai dengan yang di inginkan, bila dalam suatu organisasi/instansi tertentu tidak ada yang memimpin maka tidak aka nada pengawasan, pengarahan tugas, pemberian wewenang dan lain sebagainya. Jadi dalam suatu organisasi harus ada pemimpin tanpa ada pemimpin maka belum bisa di katakan bahwa itu adalah suatu organisasi.
Pendekatan – Pendekatan Studi Kepemimpinan
v  Pendekatan Kesifatan
Bahwa pemimpin dipandang atau muncul karena kombinasi sifat-sifat yang tampak pada diri seseorang 
v  Pendekatan Perilaku – Perilaku (Behaviors)
Bahwa pemimpin dipandang atau muncul dari pribadi seseorang yang berhubungan dengan kepemimpinan nya.
v  Pandangan Situasional (Contingency)
 Pandangan ini menganggap bahwa kondisi yang menentukan efektivitas kepemimpinan bervariasi dengan situasi tugas yang dilakukan, keterampilan dan pengharapan bawahan, lingkungan organisasi dan sebagainya.
Jadi, pemimpin itu harus mempunyai penengetahuan tentang pendekatan - pendekatan terhadap para bawahanya agar pemimpin bisa mengetahui lebih dalam sifat, perilaku dan pandangan karyawannya.
Unsure – unsure penggerak dalam kepemimpinan adalah Adanya kader penggerak, Adanya peserta yang digerakkan, adanya komunikasi, adanya tujuan organisasi, Adanya manfaat yang tidak hanya dinikmati oleh sebagian anggota. Jadi sudah jelas bahwa unsur – unsur kepemimpinan itu apa saja dan gunanya untuk apa saja. Fungsi adanya kepemimpinan adalah Mengambil keputusan, Mengembangkan informasi, Memelihara dan mengembangkan loyalitas anggota, Memberi dorongan dan semangat pada anggotaBertanggung jawab atas semua aktivitas kegiatan, Melakukan pengawasan atas pelaksanaan kegiatan, Memberikan penghargaan pada anggota yang berprestasi
Tugas pemimpin ada dua yakni  Yang berkaitan dengan kerja : Mengambil inisiatifMengatur langkah dan arah, Memberikan informasi,  Memberikan dukungan, Memberi pemikiran dan Mengambil suatu kesimpulan. Dan Yang berkaitan dengan kekompakan anggota :  Mendorong, bersahabat, bersikap menerima, Bersikap mendamaikan, Berkemampuan mengubah dan menyesuaikan pendapat, Memperlancar pelaksanaan tugas, Memberikan aturan main.
Gaya Kepemimpinan
§  Gaya dengan Orientasi Tugas (Task Oriented)
Para manajer mengarahkan dan mengawasi bawahan secara tertutup untuk menjamin bahwa tugas dilaksanakan sesuai yang diinginkannya.
§  Gaya dengan Orientasi Karyawan(Employee Oreinted)
Para manajer lebih memotivasi bawahan dibanding mangawasi mereka. Para anggota kelompok diberi kesempatan untuk berprestasi dan berkembang.
                        Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Kepemimpinan
Menurut Mary Parker Follet ada tiga variable yang mempengaruhi gaya kepemimpinan yaitu :
v  Pemimpin
v  Kemampuan dan kualitas pemimpin
v  Pengikut atau bawahan
 Kemampuan dan kualitas pengikut dalam menerima pengarahan dari pemimpinnya.
v  Situasi
 Lingkungan  yang mempengaruhi para pengikut  atau bawahan.
2.    Kepemimpinan adalah memberi contoh oleh pemimpin kepada anggotanya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Jadi, pemimpin adalah seseorang yang di beri kepercayaan oleh seseorang atau organisasi untuk memimpin suatu kelompok supaya apa yang di inginkan tercapai secara maksimal, pemimpin juga di butuhkan karna pemimpin adalah seseorang yang bisa memberikan motivasi kepada bawahannya, mengawasi bawahannya, memberikan tugas kepada bawahannya agar semua terarah, serta dapat di jadikan acuan bagi bawahannya
3.    Tugas pemimpin
1)    Yang berkaitan dengan kerja
§  Mengambil inisiatif. Jadi, pemimpin mempunyai inisiatif untuk melakukan hal – hal yang harus di lakukan dalam menjalani pekerjaannya sebagai pemimpin
§  Mengatur langkah dan arah. jadi, pemimpin harus mengatur arah agar perusahaan atau organisasi yang di pimpinnya bisa lebih bagus dari organisasi lainnya
§   Memberikan informasi. Jadi, pemimpin harus memberikan informasi yang di butuhkan untuk bawahannya agar pekerjaan dapat terlaksana dengan baik
§   Memberikan dukungan. Jadi, pemimpin harus mendukung atau memberikan motivasi kepada bawahannya agar pekerjaan dapat di capai secara maksimal
§  Memberi pemikiran. Jadi pemimpin juga harus memberikan pemikiran yang baik terhadap bawahannya agar bawahannya nyaman dengan kepemimpinannya
§   Mengambil suatu kesimpulan. Jadi, pemimpin juga harus pandai mengambil kesimpulan dari apa yang sudah terjadi dan yang akan terjadi agar kepemimpinan dapat berjalan dengan lancar
2)   Yang berkaitan dengan kekompakan anggota :
§  Mendorong, bersahabat, bersikap menerima. Harus bisa menerima kritikan atau pendapat dari bawahannya agar kedepannya bisa lebih baik lagi
§  Bersikap mendamaikan. Harus mempunyai cara untuk memecahkan permasalahan karyawannya upaya mendamaikan kedua belah pihak
§  Berkemampuan mengubah dan menyesuaikan pendapat. Jika seseorang berpendapat lain harus bisa menerimanya agar tidak ada perpecahan dalam suatu organisasi
§  Memperlancar pelaksanaan tugas. Memberikan bantuan untuk memperlancar semua tugas karyawannya
§  Memberikan aturan main. Pemimpin harus bisa memberikan aturan kepada karyawannya agar pekerjaan atau tugas bisa selesai dengan cepat.
4.    Gaya kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin dalam memimpin suatu organisasi agar pemimpin dapat mengetahui gaya seperti apa yang akan di berikan kepda bawahanya dalam memimpin bawahannya.
Saya akan mengambil gaya dengan orientasi karyawan ( Employee Oreinted) karna
lebih memotivasi bawahan dibanding mangawasi mereka. Para anggota kelompok diberi kesempatan untuk berprestasi dan berkembang. Jadi, gaya ini akan memeberikan motivasi kepada bawahannya untuk lebih baik sehingga akan mencapai tujuan yang di inginkan karna apa gunanya pengawasan jika tidak memberikan motivasi kepada bawahanya.

Senin, 05 Desember 2011

Task of management

    Kuliah on line
1.     Kesimpulan

Wewenang adalah “hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu”
Jadi, seseorang berhak atau mempunyai wewenang untuk memerintah orang lain tapi memerintah dengan berbagai alasan tidak setiap orang bisa mempunyai wewenang hanya sebagian  orang  yang bisa mempunyai wewenang misalnya GM, Asst.GM, Supervisor dan lain sebagainya. Ada dua teori sumber wewenang diantaranya: Teori Formal (Pandangan Klasik)
Bahwa wewenang adalah dianugerahkan atau diwarisi. pandangan ini menganggap bahwa wewenang bisa ada karna faktor keturunan misalnya yang terjadi di kerajaan terdahulu ketika seorang raja gugur maka keturunannya yang akan menggantikan sehingga otomatis wewenang akan turun kepada ahli warisnya dan Teori Penerimaan Bahwa wewenang seseorang timbul hanya bila hal itu diterima oleh kelompok atau individu kepada siapa wewenang tersebut dijalankan. (dipengaruhi). Kekuasaan adalah “Kemampuan untuk mempengaruhi individu, kelompok, keputusan atau kejadian.” Jadi kekuasaan dapat di miliki seseorang karna mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi orang lain baik dalam bekerja, bergaul dan lain sebagainya.
Kekuasaan dapat diklasifikasikan atas dasar sumbernya seperti ;
Kekuasaan balas jasa, Kekuasaan paksaan, Kekuasaan sah, Kekuasaan pengendalian informasi,
Kekuasaan panutan, dan Kekuasaan ahli. Pengaruh adalah  “suatu transaksi social dimana seseorang atau kelompok dibujuk oleh seseorang atau kelompok lain untuk melakukan kegiatan sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhi”. Pengaruh dapat timbul karena status jabatan, kekuasaan mengawasi dan menghukum, pemilikan informasi lebih lengkap ataupun penguasaan saluran komunikasi yang lebih baik. Jadi, seseorang atau sebuah alat dapat memberikan pengaruh kepada orang lain baik pengaruh positif atau negative yang bisa membuat kepribadian orang lain itu berubah, biasanya pengaruh timbul karna bebrapa hal mungkin dari alat informasi misalnya TV, internet, Radio, dan masih banyak alat informasi lainnya yang bisa memberikan pengaruh kepada orang lain. Delegasi wewenang adalah “Sebagai pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lain untuk melaksanakan kegiatan tertentu

2.    Kenapa Wewenang dan pengaruh sangat bepengaruh dalam  keberhasilan pelakanaan pendelagasian ?
Jawab
Karna wewenang adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu, dan pengaruh adalah suatu transaksi social dimana seseorang atau kelompok dibujuk oleh seseorang atau kelompok lain untuk melakukan kegiatan sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhi. Jadi, tentunya mempunyai pengaruh tanpa adanya wewenang pendelegasian tidak akan berjalan karna delegasi itu mencakup wewenang dan tanggung jawab formal yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan tertentu dan sudah jelas wewenang itu sangat penting. Sedangkan pengaruh jelas pengaruh itu berpengaruh terhadap pendelegasian, pengaruh ketika seseorang bekerja atau menerima informasi yang menyebabkan seseorang menerima dampak negative dan positif terhadap seseorang sehingga pendelegasian pun akan berkuarang.
3.    Apa penyebab menjadi dasar manajer melakukan pendelegasian tugas kepada bawahan ?
jawab
Sebabnya :
·         Pendelegasian memungkinkan manajer mencapai lebih baik dari baik menangani tugas sendiri karna jika suatu pekerjaan dapat di bantu oleh orang lain maka pekerjaan akan terasa ringan atau mudah.
·         Pendelegasian merupakan proses yang diperlukan agar organisasi dapat berfungsi lebih efisien karna jika organisasi tidak efisien maka kedepannya organisasi tidak akan baik atau sesuai dengan yang di harapkan atau di tujukan.
·         Pendelegasian memungkinkan manajer memusatkan tenaganya pada tugas-tugas prioritas karna jika semua pekerjaan di kerjaan oleh manajer maka itu tidak akan baik otomatis butuh waktu yang lama untuk menyelesaikannya di sini lah pendelegasian dapat di lakukan.
·         Pendelegasian memungkinkan bawahan untuk tumbuh dan berkembang karna jika bawahan hany di diamkan saja tanpa adanya pendelegasian otomstis bawahan hanya mempunyai wawasan di situ situ saja tidak ada perubahan atau perkembangan untuk dirinya, jika itu terjadi maka organisasi akan mendapatkan kerugian.

4.    Langkah2 apa yang harus dilakukan oleh manajer sebelum  mendelegasikan tugas ?
Jawab
Langkah – langkah pendelegasian :

a)    Mengidentifikasi hasil yang diinginkan: Anda harus merencanakan tegangan yang diinginkan. Pastikan apa yang Anda ingin mendapatkan dilakukan melalui orang lain. Anda harus jelas dan menjelaskan hasil yang Anda inginkan untuk mendelegasikan.
b)   Putuskan pedoman dan standar: Kedua, Anda harus mengatur beberapa standar dan rencana urutan kerja. Ini harus dikomunikasikan dengan benar untuk mendelegasikan Anda. Jawaban semua nya / pertanyaan dan keraguan dan pastikan dia memahami mereka secara menyeluruh.
c)    Tentukan sumber daya: Ini adalah tugas Anda untuk mendidik mendelegasikan Anda tentang sumber daya yang tersedia dan anggaran, di mana ia harus berfungsi.
d)   Yakinkan penghargaan dan konsekuensi: Aturan keempat adalah mengikuti aspek logis dari pikiran individu. Orang akan mengambil minat lebih dalam pekerjaan hanya jika mereka yakin bahwa pekerjaan mereka akan dihargai dan dihargai tepat. Oleh karena itu, menginformasikan bawahan Anda yang bekerja baik akan membawa manfaat yang memadai dan sebaliknya.
e)   Biarkan mereka berlatih: Langkah kelima melibatkan delegasi yang Anda berikan Anda waktu yang tepat untuk berlatih. Awalnya mereka mungkin melakukan kesalahan. Namun, Anda dapat membimbing mereka dengan memberikan umpan balik. Ingat bahwa praktek hanya bisa membuat seorang pria sempurna.
f)    Mempercayakan tanggung jawab total: Sebagai aturan keenam Anda sekarang harus serah terima tanggung jawab penuh untuk mendelegasikan setelah dia siap untuk mengambil alih pekerjaan. Beri dia / total kebebasan nya untuk merencanakan studinya tindakan dan membiarkan mereka untuk mengatur keahlian mereka ke dalam gerak.
g)   Memantau perkembangan mereka: dan terakhir aturan ketujuh adalah bahwa Anda harus memantau kerja yang dilakukan oleh delegasi. Anda harus memperbaiki jadwal pelaporan berkala dan mendiskusikan kemajuan pekerjaan. Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa delegasi Anda berjalan di arah yang benar dan mampu meluruskan kesalahan jika ada.
h)   Delegasi harus selalu untuk pengembangan serba semua orang yang terkait dengan perusahaan. Seorang supervisor yang sukses karena itu harus tahu bagaimana mendelegasikan efisien. Dengan menggunakan tips ini disarankan dijamin untuk memimpin Anda ke arah delegasi sukses.